THR Belum Dibayar, Karyawan Unjuk Rasa
Kamis, 19 Oktober 2006 | 16:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sebanyak 34 orang Sales Promotion Girl pusat perbelanjaan Nichols Edward Indonesia berunjuk rasa menuntut pembayaran gaji bulan September dan Oktober, serta Tunjangan Hari Raya. Mereka berdemonstrasi di depan kantor pusat Nichols Edward di Sudirman Place, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, pada pukul 12.30 WIB hari ini.
"Selama dua bulan para SPG belum digaji. Sedangkan gaji bulan Juli dan Agustus, yang membayar adalah kami, pihak konsorsium, yaitu Strata Consulting," kata salah satu pimpinan Strata Consulting, Siprianus Semanu, kepada wartawan.
Jumlah yang dikeluarkan oleh pihak Strata Consulting untuk membayar gaji itu adalah sekitar Rp 102 juta. "Tapi mereka (Nichols Edward Indonesia) baru melunasi sebesar Rp 49 juta, sehingga masih berhutang Rp 53 juta lagi," kata Siprianus.
Menurut Siprianus, mereka sudah mensomasi Nichols Edward Indonesia, perusahaan milik Sari Dewi Nurtanio, isteri pemilik bisnis property Ray White itu. Perusahaan itu dituntut segera menyelesaikan segala tanggung jawabnya yang belum dipenuhi.
"Batasnya hari ini. Kalau tidak diselesaikan juga, maka kami bermaksud akan mengeksekusi aset mereka," kata Siprianus. Selain itu, mereka juga berencana membawa kasus itu ke polisi.
Yulianti, salah satu dari para pengunjuk rasa, mengatakan mereka sangat membutuhkan uang tersebut untuk menghadapi lebaran. "Masih banyak kebutuhan kami yang belum terpenuhi di rumah," katanya dengan nada sedih. Para SPG tersebut rata-rata digaji antara Rp 1 juta hingga Rp 1,2 juta per bulan.
WAHYUDIN FAHMI





