Arus Mudik Masih Mengalir

Kamis, 26 Oktober 2006 | 01:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Satu hari setelah Lebaran, arus mudik di terminal Pulogadung, Jakarta Timur, masih terlihat.

Kemarin, pengelola terminal memberangkatkan enam bus tambahan ke arah Purwokerto dan Pekalongan Jawa Tengah karena masih tingginya permintaan penumpang ke sana.

"Kebanyakan bus dari daerah belum tiba ke terminal Pulogadung, sehingga pakai bus tambahan," ujarnya kepada Tempo, kemarin.

Pardjiman menjelaskan, walau tidak terjadi penumpukan penumpang, namun kondisi permintaan mudik masih ada. Pada hari H dan H+1 jumlah penumpang yang berangkat dari terminal ini 5154 orang dengan armada sebanyak 211 bus. Kemarin, total bus yang berangkat ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur berjumlah 40-50 bus.

Di terminal Rawamangun, Jakarta Timur, diberangkatkan 11 bus dengan 1 bus bantuan. Jumlah penumpangnya 160 orang.

Ketua Tim Perusahaan Otobus Terminal Rawamangun Sulaeman mengatakan hingga kemarin, terminal Rawamangun memberangkatkan 35 bus bantuan Lebaran. "Untuk mengantisipasi supaya pemudik tidak terlantar," katanya.

Sejak H-7 hingga saat ini, terminal Rawamangun telah mengoperasikan 749 bus dengan 35 bus tambahan yang memberangkatkan 12.689 penumpang.

Sedangkan di terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, kemarin ada 6.567 penumpang yang diberangkatkan dengan 275 bus. Total penumpang yang diberangkatkan selama arus mudik yaitu 78.614 orang menggunakan 2.827 bus.

"Melihat grafiknya, penumpang di Lebak Bulus naik," kata Kepala Regu Antar Kota Antar Propinsi Terminal Lebak Bulus, Parulian Tambunan.

Kenaikan jumlah penumpang juga terjadi pada pemudik yang menggunakan jasa kereta api. Pada lebaran tahun ini jumlahnya meningkat tiga persen dibanding tahun lalu, dari 436.873 menjadi 448.384 penumpang.

"Jumlah pemudik secara total dari H-10 hingga hari H meningkat 3 persen," ujar Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Jakarta, Ahmad Sujadi, di Stasiun Gambir, kemarin.

Ahmad mengungkapkan peningkatan itu karena meningkatnya jumlah penumpang kereta kelas ekonomi, yaitu dari 217.738 menjadi 237.390 penumpang. "Penumpang ekonomi meningkat sekitar 9 persen," katanya.

Sedangkan jumlah penumpang kelas bisnis justru menurun lima persen, dari 135.192 tahun lalu menjadi 127.772 orang pada tahun ini. Penumpang kelas eksekutif pun mengalami penurunan sebesar satu persen dari 83.943 menjadi 83.222 orang.

Menurut Ahmad jumlah pemudik masih akan bertambah karena masih ada masyarakat yang pulang kampung. "Mungkin hari ini (kemarin) terakhir," katanya. Ia memperkirakan sekitar 9 ribu orang akan mudik dengan kereta pada H+1 tersebut.

Sandy Indra Pratama| Zaky Almubarok| Rudy Prasetyo| Indriani Dyah






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: