Pembangunan Underpass Ciledug Diundur
Jum'at, 03 November 2006 | 17:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pembangunan underpass (terowongan bawah tanah) Ciledug dan flyover (jembatan layang) Sudirman di Tangerang terancam diundur. Sebab hingga saat ini dana untuk pembangunannya dari Japan International Bank Coorporate (JIBC) belum cair. Seharusnya dua proyek itu pembangunannya akan dimulai awal November ini.
"Kemungkinan mundur, sampai sekarang belum ada
tanda-tanda (dana akan turun). Tapi kami optimis teralisasi sebab
pengadaan dan pembebasan lahan di sekitar kawasan
underpass sudah beres," kata Wahidin Halim, Walikota Tangerang, Jumat,
(3/11).
Wahidin berharap pemerintah Jepang, dalam hal ini JIBC berkomitmen untuk mengucurkan dananya untuk pembangunan dua proyek itu. Pemerintah Kota Tangerang telah menyiapkansegala sesuatunya untuk pendirian konstruksi, termasuk membebaskan 78 bidang tanah.
Bahkan untuk proyek pembebasan lahan, Pemerintah Kota Tangerang telah
menghabiskan dana Rp 16 miliar untuk mengganti untung 33 bidang tanah di Kecamatan Ciledug dan 45 bidang lainnya di Kecamatan Karang Tengah. Uang pembebasan lahan diambilkan dari Anggaran Pendapatan
Belanja Daerah (APBD).
Underpass Ciledug akan dibangun tepat di titik simpang
perempatan Ciledug dimulai dari Jalan Hasyim Ashari
dan HOS Cokroaminoto sepanjang 350 meter. Diperkirakan
pembangunan underpass Ciledug ini akan menghabiskan
dana sektar Rp 60 miliar dan Rp 70 miliar untuk
flyover Sudirman.
Ayu Cipta





