|
Polda Metro Jaya Akan Terus Buru Preman
Jum'at, 03 November 2006 | 18:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya akan terus memburu preman yang berkeliaran di Jakarta. Keberadaan mereka sudah dirasa kian meresahkan warga ibukota.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Adang Firman mengatakan salah satu kawasan yang dibidik adalah Cawang, Jakarta Timur. Selain preman, lalu lintas di kawasan ini juga semrawut karena banyak angkutan umum yang parkir seenaknya.
"Sasaran kita tumbuhnya rasa aman masyarakat," kata Kapolda di Jakarta hari ini.
Adang mengatakan beberapa operasi yang digelar polisi menunjukkan hasil yang membanggakan. Secara kuantitas tindak krimnal cenderung menurun. "Jadi pola operasi ini (ketupat) akan dilanjutkan terus," kata Adang.
Menurutnya strategi yang diterapkan persis operasi ketupat, namun konsentrasinya yang mungkin berubah. "Saya minta masing-masing wilayah untuk menentukan mana yang menjadi prioritas, kita akan keroyok itu," kata Adang.
Dalam beberpa bulan terakhir Polda Metro Jaya telah menggelar beberapa operasi. Di antaranya operasi Pekat Jaya yang digelar sebulan dari 15 September sampai 15 Oktober. Polisi mengamankan 361 tersangka dari 155 kasus seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan premanisme.
Dari 361 tersangka yang diciduk dalam operasi itu, sebanyak 165 orang dalam proses penyidikan. Sisanya dalam pembinaan.
Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Carlo Tewu, mengatakan barang-barang bukti yang disita antara lain 28 senjata tajam, 13 senjata api, 142 peluru, 12 unit mobil, 10 unit sepeda motor, 7 unit telepon selular, 5.816 dus petasan, dan 6.067 botol minuman keras.
MUCHAMAD NAFI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|