Antre Minyak di Tangerang
Rabu, 22 November 2006 | 23:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Kota Tangerang menyatakan perlu segera dilakukan operasi pasar terkait kelangkaan minyak tanah di wilayah itu.
Melalui Sub Dinas Perdagangan, Pemkot mengimbau camat dan lurah melaporkan adanya krisis minyak tanah tersebut. Kepala Subdin Perdagangan, Mohamad Noer menyatakan,
surat imbauan itu akan menjadi dasar pihaknya untuk minta dilakukan operasi pasar ke Pertamina.
"Kami bisa ajukan operasi pasar kalau ada desakan
melalui surat bahwa ada krisis minyak tanah," kata
Mohamad Noer hari ini.
Noer optimis dengan adanya operasi pasar, kelangkaan minyak tanah segera teratasi. Menurut dia, pihaknya sudah mengecek langsung ke lapangan. Ternyata kelangkaan minyak bukan omong kosong.
"Kami sudah ambil sampel di Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang. Memang terjadi antrean," ujarnya.
Noer menjelaskan, kelangkaan terjadi lantaran pengurangan jumlah pasokan dari Pertamina ke beberapa agen dan pangkalan minyak tanah di Kota Tangerang. "Ada pengurangan pasokan dari 26 hari kerja menjadi 20 hari kerja," katanya.
Ayu Cipta





