Warga Depok Resahkan Pencurian Kambing
Kamis, 23 November 2006 | 19:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Warga Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, tiga bulan ini resah atas kasus-kasus pencurian ternak kambing mereka. Sekali pencuri beraksi, bisa tujuh hingga delapan ekor kambing yang hilang.
Warga mengatakan pencuri menggunakan mobil untuk mengangkut kambing curian mereka serta menggunakan senjata api untuk mengancam pemilik kambing jika tertangkap basah.
Sekretaris Kelurahan Bedahan, Syamsudin, mengatakan pencurian kambing ini sudah merata di Kelurahan Bedahan dan terjadi sejak tahun 2005 lalu. Namun, pencurian semakin marak sejak tiga bulan terakhir.
Dari 13 RW di Kelurahan Bedahan, pencurian paling banyak terjadi di RW 06, 07, dan 08. “Tapi semua RW sudah pernah kecurian,” kata Syamsudin kepada Tempo di ruang kerjanya, hari ini.
Syamsudin mengatakan, meski pencurian bak agenda tahunan, kelurahan belum menerima laporan tertulis dari warga. Warga biasanya hanya bisa mengeluh secara lisan.
Tindakan warga ini, kata Syamsudin, adalah salah satu kendala petugas kelurahan yang jika ingin menanggapi atau meneruskan laporan tersebut kepada pihak berwajib. “Secara administrasi saya tidak punya bukti,” ujar Syamsudin.
Syamsudin menjanjikan pada bulan Desember, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, warga akan melakukan ronda lebih efektif. Selain itu, warga juga diimbau untuk melaporkan pencurian yang dialaminya secara tertulis.
Jojon, warga RT 06/05, yang menjadi korban pencurian pada Senin lalu mengatakan, pencuri itu termasuk professional. Setiap kali beraksi mereka bisa menghindari warga. “Tapi juga mungkin punya ilmu, warga kok kayak enggak tahu padahal mereka juga merusak kandang,” kata Jojon. Dia mengatakan kerugian warga sudah mencapai ratusan juta rupiah.
ENDANG PURWANTI





