Minyak Tanah Mulai Langka di Jakarta Timur

Senin, 27 November 2006 | 12:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Persediaan minyak tanah di beberapa pangkalan di Jakarta Timur mulai langka. Kelangkaan mulai terjadi sejak dua hari ini. "Jadi setiap pasokan minyak datang selalu habis diserbu masyarakat,” kata E. Suhartini, pemilik pangkalan minyak tanah, di Jalan Mugeni II Nomor 23, Pisangan Timur, Jakarta Timur, Senin (27/11).

Menurutnya, hal ini disebabkan pasokan minyak tanah dari pemerintah mulai berkurang.
Pangkalan ini mendapat jatah dari Pertamina 1 minggu 10000 liter yang dikirim bertahap Senin dan Kamis masing-masing 5000 liter. "Tapi kadang terlambat menjadi Selasa-Jumat," katanya

Berdasarkan pengamatan Tempo sempat terjadi antrian warga yang ingin membeli minyak tanah. Hingga Senin (27/11) siang, mereka belum dilayani, karena pasokan minyak tanah belum datang. Suhartini mengaku mengutamakan pembelian dari warga sekitar dan tidak melayani para pemilik warung dan pedagang minyak tanah dorong. Minyak tanah tersebut di jual Rp 2250 per liter.

Sedangkan dipangkalan minyak milik Nano (40) di Jalan Waru No 22 Kelurahan Rawamangun Jakarat Timur juga terjadi antrian minyak tanah. Antrian mencapai hingga 15 meter. Menurut Nano antrian semacam ini sudah terjadi sejak hari Minggu (26/11) karena terhambatnya pasokan dari Pertamina. "Sebenarnya pasokan normal cuma suka terlambat datang sehingga terjadi kekawatiran masyarakat sekitar terhadap kelangkaan minyak," katanya.

Zaky Almubarok

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: