Polisi dan Perampok Baku Tembak

Senin, 27 November 2006 | 21:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Baku tembak terjadi antara kawanan perampok bersenjata api dan polisi di lampu pengatur lalu lintas di Jalan Perumnas Klender, Jakarta Timur, sekitar pukul 14.00 WIB.

Brigadir Wartono, anggota Buru Sergap Polsek Duren Sawit, memergoki aksi perampok di persimpangan antara Jalan Raden Intan dan Darmaga itu.

Kawanan perampok bersepeda motor Kawasaki Ninja dan Yamaha RX King itu memepet mobil Kijang Innova dari arah kiri. Seorang pelaku menembak kaca depan sebelah kiri mobil hingga menembus ke kaca depan sebelah kanan. Lalu, perampok mengambil tas dari pangkuan korban.

Wartono yang berada sekitar tiga meter dari lokasi langsung melepaskan tembakan peringatan. Tapi, pelaku malah membalas menembak polisi dan mengenai paha kirinya.

Polisi yang terluka terus menembak perampok. Terjadilah aksi tembak-menembak sebanyak enam kali. Tak jauh dari lokasi, dua orang polisi melintas. Mereka berusaha membantu rekannya.

Tapi, tak lama berselang, lampu lalu lintas berwarna hijau menyala. Pelaku melarikan diri ke arah Kalimalang. Polisi berusaha mengejar mereka, tapi kehilangan jejak. Saat ini, polisi belum mengetahui identitas korban perampokan tersebut.

Tak lama kemudian seorang sopir bajaj menemukan Abdul Rojak, 31 tahun. Dia terkapar dengan luka tembak di paha kanan, di bawah jembatan layang Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Kami belum tahu apakah ia (Abdul Rojak) korban penembakan atau pelaku yang tertembak," ujarnya.

Wakil Kepala Polsek Duren Sawit Ajun Komisaris Wiyono mengatakan, salah satu sepeda motor yang diduga kuat dipakai merampok dan sebuah tas ditemukan di atas jembatan layang Pondok Bambu. "Isi tas itu pelat (nomor) motor," katanya.

Zaky Almubarok

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: