Antrian Minyak Tanah di Tanah Abang Ricuh
Selasa, 28 November 2006 | 14:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Antrian minyak tanah di agen Suli Mahkota milik Simon Ginting berakhir ricuh. Sebab sekitar seratus warga yang tidak kebagian minyak tanah menolak untuk pulang kerumahnya.
Pangkalan yang terletak di Jalan Jati Baru Raya Nomor 21 Jakarta Pusat tersebut telah disesaki warga sejak pukul 07.00 WIB, Selasa (28/11). Sementara pasokan minyak tanah datang sekitar pukul 08.30 WIB dan baru bisa dijual pukul 09.00-13.00 WIB.
Ketika tanda habis sudah dipasang didepan gerbang, warga yang tidak kebagian kemudian marah dan saling mendorong. Beberapa orang diantaranya sempat bersitegang dengan petugas dari Polsek Tanah Abang.
Seorang warga, Artini, 30 tahun, warga Jalan Tanah Rendah, Kampung Bali ini mengaku tidak mendapat bagian minyak. "Saya tidak bisa masak, karena tidak ada minyak. Kalau beli di tukang keliling harganya jadi Rp 3.500 per liter, saya tidak sanggup," kata ibu beranak enam ini.
Reh Atemalem Susanti





