Marinir Pembunuh Pacar Ditahan

Kamis, 30 November 2006 | 02:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kasus pembunuhan Sri Dwi Astuti, perempuan yang ditemukan tewas ditembak di lapangan utama kompleks Bumi Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, akhirnya terungkap. Pelaku penembakan itu adalah Prajurit Satu (Marinir) Didik Prasetyo, pacarnya sendiri.

Didik, anggota marinir dari Resimen Kavaleri II, mengakui perbuatannya setelah diperiksa secara intensif selama tiga hari oleh Polisi Militer Angkatan Laut.

Brigadir Jenderal Giyarto, Komandan Pasukan Marinir II, mengatakan, setelah Sri ditemukan, Polisi Militer langsung memeriksa semua anggota yang ada di kompleks tersebut. Tapi pemeriksaan dipusatkan kepada para serdadu piket yang memegang senjata. Didik adalah salah satunya.

Didik mengaku menembak Sri dengan senjata laras pendek jenis P5 yang dipakainya berjaga. "Dari pengusutan sementara, didapati keterangan motif diawali tuntutan Sri Dwi Astuti untuk dinikahi secepat mungkin, dan diduga Pratu Didik belum siap menikah," kata Giyarto di kantor pusat marinir di Jakarta kemarin.

Jenazah Sri ditemukan pada Minggu, 26 November, pukul 06.00 WIB, oleh seorang prajurit marinir yang sedang berolahraga pagi di lapangan yang berdekatan dengan Kampung Pulo, Cilandak, Jakarta Selatan, itu. Penemuan tersebut sempat membuat heboh warga yang tinggal di kompleks tersebut.

Didik kini ditahan di tahanan Polisi Militer di Lantamal III, Jakarta, dan akan diproses di pengadilan militer. "Namun, jika peraturan untuk peradilan umum terhadap TNI telah disepakati, bukan tidak mungkin akan kita peradilanumumkan," ujar Giyarto.

REH ATEMALEM | RUDY PRASETYO

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: