Antrean Minyak Tanah Terus Berlanjut

Kamis, 30 November 2006 | 14:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebanyak 200 warga di Jalan Bintaro Jakarta Selatan terlihat mengantre minyak tanah di agen minyak tanah milik Yusuf sejak pukul 05.30 pagi. Agen itu memberi jatah minyak tanah maksimal 20 liter per orang.

"Saya sudah antre sejak jam 06.00 pagi, tapi baru dapat setelah lima jam antre," kata Iwan, warga setempat. Pedagang warteg ini beryukur, agen itu memberi jatah 20 liter, sebab di agen lain biasanya hanya memberi jatah 10 liter per orang.

Iwan mengaku lebih suka membeli minyak tanah di agen, karena harganya lebih murah, yaitu Rp 2250 per liter. Sedangkan di warung, minyak tanah dijual Rp 3500 per liter. "Meski harganya mahal, kadang barangnya juga tidak ada," katanya.

Yusuf, 81 tahun, pemilik pangkalan minyak tanah di Bintaro mengatakan agennya menapat pasokan dari Pertamina sebanyak 5000 liter. Minyak tanah itu dikirim dua kali dalam seminggu, yaitu Senin dan Kamis. "Sampai tengah hari, minyak tanah itu sudah habis," ujarnya.

Rudy Prasetyo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: