Bogor Peringkat Ketiga Kota dengan HIV-AIDS

Kamis, 30 November 2006 | 17:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Jumlah penderita HIV AIDS di Kota Bogor bertambah pada tiga bulan terakhir. Kini jumlahnya 140 orang dari sebelumnya 134 orang. Kota Bogor pun bertengger di peringkat ketiga kota yang paling banyak penderitanya di Provinsi Jawa Barat. Sebanyak 18 orang di antaranya telah meninggal dunia.

Peringkat pertama adalah Bandung dengan 487 penderita. Peringkat kedua adalah Kota Bekasi dengan 304 penderita.

Dinas Kesehatan Kota Bogor telah memeriksakan 200 sampel darah dari penghuni Lembaga Permasyarakatan Paledang dalam tiga bulan terakhir. Hasilnya 24 penghuni penjara itu ternyata positif mengidap HIV-AIDS.

“Jika melihat perkembangan data penderita, tidak menutup kemungkinan, jumlah penderita HIV-AIDS di Kota Bogor akan menduduki peringkat kedua,” ujar Wakil Ketua KPAD Kota Bogor, Indra Rusli.

Indra Rusli juga menjelaskan, dalam periode Juli sampai September 2006, jumlah penderita HIV-AIDS di Jawa Barat bertambah sebanyak 257 orang, sehingga Jawa Barat tercatat sebagai daerah peringkat pertama dalam pertambahan jumlah orang yang tertular HIV-AIDS. “Sampai Bulan Juni 2006, DKI Jakarta menempati jumlah tertinggi, kini disusul oleh Jawa Barat,” kata Indra.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Triwandha Elan, menyebutkan jumlah penderita HIV-AIDS kebanyakan tertular dari jarum suntik saat pemakaian narkotika. Sisanya tertular dari hubungan seksual. “Kelompok yang beresiko tinggi di Kota Bogor ada sekitar 5.530 orang,” kata Triwandha.

DEFFAN PURNAMA

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: