Murid SD Minta VCD SmackDown Dirazia

Jum'at, 01 Desember 2006 | 22:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 50-an murid Sekolah Dasar Islam Terpadu Birrul Walidain, Bogor, meminta polisi merazia video cakram SmackDown. Didamping gurunya, siswa itu mendatangi Markas Kepolisian Sektor Kemang hari ini.

Para murid itu mengaku prihatin atas banyaknya teman-teman seusia mereka yang jadi korban setelah tertular demam SmackDown. Karena itu, mereka meminta polisi merazia para pedagang VCD SmackDown di wilayah Bogor.

Para siswa juga menyerahkan sejumlah poster bergambar atlet SmackDown untuk dimusnahkan.

Ketua Yayasan Birrul Walidain, Memet Jalaludin, mengatakan, aksi itu merupakan insiatif murid sekolah itu. Sebelum pergi ke kantor polisi, para siswa pun menyatakan keprihatinannya kepada para guru dan kepala sekolah,

Mewakili para siswa, Mohammad Rizky, 10 tahun, membacakan pernyataan sikap anti SmackDown. Dia mengajak murid SD se-Indonesia agar tak menonton tayangan SmackDown atau sejenisnya.

Kepala Polsek Kemang Ajun Komisaris Sukarta mengatakan akan menindaklanjuti asapirasi para siswa itu. “Kami akan perintahkan anggota kami untuk merazia VCD SmackDown di wilayah Kemang,” ujar Sukarta.

Deffan Purnama

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: