Bocah SD Tewas Terjatuh di Sekolah
Jum'at, 08 Desember 2006 | 20:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Rico Wahyu Prasetyo (9), siswa kelas IV SD tewas terjatuh dari lantai tiga sekolahnya, SD Negeri 09 Pagi, Tomang, Jakarta Barat, pukul 06.50 WIB hari ini. Rico jatuh terlentang, kepalanya cedera berat dan mulutnya berbusa.
Rico terjatuh saat keluar dari kelas sambil berlari. Saksi mata, Khusnul, rekan sekelasnya, menyaksikan korban berlari keluar kelas dengan kencang. Tapi dia malah terjatuh.
Inspektur Satu Polisi Yusfianto, Kepala Unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Sektor Tanjung Duren membenarkan keterangan itu. “Berdasarkan keterangan Kusnul, Tio berlari kencang bermaksud ingin mengagetkan temannya bernama Muslim. Muslim hanya melihat ke bawah," ujarnya kepada wartawan.
Tio, nama panggilan Rico, lalu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi. Jenazahnya lalu dipulangkan ke rumahnya di Jalan Tomang Tinggi IX RT 09 RW 07 nomor 23, Tomang, Jakarta Barat. Siang hari tadi dia langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Al Kamal, Kedoya.
Sri (33), ibu korban yang sehari-hari berdagang di warung, meratapi kematian anak tunggalnya. Sedangkan kerabat korban, Eko (36), yang bekerja sebagai tukang ojek di sekitar sekolah Tio, langsung menyusul ke sekolah saat kabar disampaikan. “Saya dari keluarga yang melihat pertama kali. Mau bagaimana saya pasrah. Saya juga nggak tahu kejadiannya,” ujarnya kepada Tempo dengan nada sedih.
Pihak sekolah tak tahu pasti kejadian jatuhnya bocah berbadan gemuk itu. “Tahu-tahu dapat laporan ada murid jatuh,” kata Marhayati, Kepala Sekolah itu.
Aguslia Hidayah





