Demo Dua Tahun Pasca Tsunami
Selasa, 26 Desember 2006 | 13:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sedikitnya 300 orang yang menamakan Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Aceh dan Wahana Lingkungan Hidup beserta koalisinya berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, tadi pagi. Mereka menuntut pemerintah mempercepat rehabilitasi di Aceh dan melindungi warganya dari ancaman bencana.
Koalisis Pemuda dan Mahasiswa Aceh sebanyak 100 orang berdemo di sisi Selatan Bundaran HI. Dengan mengenakan baju warna hitam, mereka menilai Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) gagal total merekontruksi Aceh, pasca dua tahun tsunami.
"Sampai saat ini, masih banyak korban tsunami yang tinggal di barak. Mereka membutuhkan rumah," kata Wahyu, seorang peserta aksi tersebut. Menurut dia, pemerintah jangan terlalu sibuk mengurus persoalan internal seperti birokrasi dan koordinasi yang justru menghambat rekonsiliasi dan rehabilitasi.
Walhi beserta koalisinya sebanyak 200 orang berunjuk rasa di sisi utara Bundaran HI. Mereka membagi-bagi stiker kepada pengendara mobil maupun motor yang melintas di sana. Dalam pernyataan sikapnya, mereka meminta pemerintah mencari solusi terbaik untuk mengantisipasi berbagai bencana, termasuk tsunami.
Dalam aksi tersebut, pemuda Aceh menggelar atraksi teatrikal tentang tsunami. Aksi tersebut berjalan tertib. Sedikitnya 50 anggota polisi diturunkan untuk menjaga keamanan dan lalu lintas di seputar lokasi demo.
Mustafa Moses





