Jakarta Jajaki Teknologi Vermentasi Sampah Jepang

Kamis, 25 Januari 2007 | 19:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Eko Baruna mengemukakan pemerintah DKI Jakarta menjajaki proposal pengelolaan sampah berteknologi vermentasi dari Jepang. "Ini baru pemaparan pihak swasta tentang teknologi sampah dari Jepang," katanya, di Balai Kota, Kamis (25/1).

Eko mengatakan, teknologi ini khusus untuk pengelolaan sampah organik. Bentuk alatnya menggunakan line seperti ban berjalan. Satu alat membutuhkan lahan seratus kali enam meter. Sementara kapasitas satu line sebanyak sepuluh meter persegi atau 2,5 ton sampah perhari. Setiap hari dalam satu siklus bisa tiga sampai empat line. Artinya, sampah yang bisa diolah perhari sebanyak sepuluh ton.


Rudy Prasetyo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: