Pemanfaatan Lahan di Bekasi Banyak Menyimpang
Selasa, 30 Januari 2007 | 13:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemanfaatan lahan di kota Bekasi banyak yang menyimpang dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bekasi tahun 2010. Kebijakan pemerintah yang cenderung mengikuti pertumbuhan ekonomi, seperti menerbitkan izin-izin pembangunan baru turut andil dalam penyimpangan tersebut.
Kepala Sub Bidang Prasarana Perkotaan dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Koswara, mengatakan dari luas kota bekasi sekitar 21 ribu hektare. Luas lahan itu dibagi dalam dua kawasan, yaitu kawasan terbangun sebanyak 16 ribu hektar dan kawasan tak terbangun seluas 5 ribu hektare.
"Penyimpangan terjadi di kawasan tak terbangun sekitar 7 ribu hektare," kata Koswara. Oleh karena itu, Badan perencana daerah (Bappeda) sedang merevisi pemanfaatan lahan Kota Bekasi."Dilematis, kalau terus mengikuti kemauan politik dan ekonomi. Bisa berdampak serius bagi lingkungan hidup," ujarnya.
Siswanto





