Hujan Lebat Menjauhi Jakarta
Kamis, 08 Februari 2007 | 06:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Badan Meteorologi dan Geofisika memperkirakan hujan lebat telah bergeser menjauhi kawasan Jakarta dan Bogor. Dalam beberapa hari nanti, hujan memang masih akan turun di sekitar Ibu Kota. "Tapi, kecenderungannya lebih ringan dari pekan lalu," kata Soetamto, Kepala Sub-Bidang Informasi Iklim dan Agroklimat BMG, tadi malam.
Menurut Soetamto, peluang hujan dengan intensitas lebat seperti pekan lalu bergeser bergerak ke arah timur dan selatan Jawa Barat. Hujan lebat diperkirakan akan turun di kawasan Indramayu, Subang, Lebak, dan Banten.
Perkiraan BMG, kemungkinan untuk banjir lagi di Jakarta sangat kecil. Tapi, Soetamto mengingatkan agar warga di bantaran sungai tetap mewaspadai banjir. "Daya serap tanah atas air di musim hujan cenderung lebih kecil," kata Soetamto. Akibatnya, sedikit hujan, air sudah meluber ke mana-mana.
Catatan BMG, pekan lalu hujan lebat menyebar di seluruh Jakarta. Curah hujan tertinggi ada di wilayah Bintaro, Jakarta Selatan, dan Ciputat, Tangerang. Intensitasnya mencapai 338 milimeter dalam sehari. "Itu sama dengan hujan sebulan turun dalam sehari," kata Soetamto.
Di beberapa lokasi yang pernah tergenang, air terus menyusut. Di Perumahan Ciledug Indah I dan II, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, misalnya. Air setinggi atap yang merendam kompleks itu sejak Jumat lalu kemarin surut tinggal sedengkul orang dewasa.
Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pun menurunkan status banjir Jakarta jadi siaga empat, setelah sempat siaga satu Minggu lalu. "Namun, status itu bersifat fluktuatif karena pengaruh cuaca yang tak menentu," kata Gubernur.
Status siaga empat ditetapkan setelah permukaan air di sejumlah tempat pemantauan stabil normal. Di Bendung Katulampa, Bogor, sejak pukul 17.00 kemarin air menyentuh titik 70 sentimeter, di bawah normal 80 sentimeter. Di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, air pun menyentuh 740 sentimeter, di bawah normal 750 sentimeter.
RUDY PRASETYO | ZAKY ALMUBAROK





