|
Aksi Pencurian Marak di Lokasi Banjir
Jum'at, 09 Pebruari 2007 | 11:58 WIB
TEMPO Interaktif, TANGERANG:Kasus pencurian dan penjarahan di rumah para korban banjir di wilayah Tangerang mulai marak. Barang-barang yang hilang, seperti barang elektronik, sepeda motor hingga tanaman hias.
Hari ini banjir di Tangerang memang berangsur-angsur menyusut. Para pengungsi pun sudah mulai pulang ke rumah dan melakukan kegiatan bersih-bersih. Sayangnya, mereka mendapati banyak barang-barang yang hilang dicuri.
Rusni Chandra, warga perumahan Pondok Arum, Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, mengaku atap rumahnya dijebol maling saat ditinggal lima hari di pengungsian. ”Pulang dari mengungsi, atap rumah dan pintu pagar sudah rusak,” ujarnya pagi ini.
Rusni mengaku kehilangan 1 unit TV Sharp 29 inci dan 3 unit telepon seluler yang disimpan di dalam lemari. ”Pada saat pergi mengungsi saya pastikan semua pintu terkunci rapat,” katanya.
Rakon, 35 tahun, yang juga tinggal di perumahan itu, mengaku kehilangan dua unit sepeda motornya yang tak sempat dibawa sewaktu banjir melanda sejak Jumat pekan lalu. ”Tadinya motor itu mau saya bawa ke pengungsian, tapi ketika mau diambil sudah tidak ada,” ucapnya.
Muharudin, Ketua Rukun Tetangga setempat, membenarkan maraknya aksi pencurian dan penjarahan itu. ”Pelaku pencurian banyak yang menyamar menjadi pemulung,” katanya. Ia mengatakan sudah melaporkan masalah ini ke kepolisian setempat.
Joniansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|