Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengungsian di Sekolah Santa Maria Tutup Hari Sabtu
Kamis, 15 Pebruari 2007 | 18:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tempat pengungsian korban banjir di Sekolah Santa Maria di Jalan Jatinegara Timur, Kampung Melayu, Jakarta Timur, akan ditutup hari sabtu mendatang. “Pengungsi kami sarankan kembali ke rumah dengan mendirikan tenda atau pindah ke tempat penampungan pengungsian di lapangan Urip Sumihardjo,” kata Ketua RW 02, Awang Sanwani, hari ini.

Masih ada sekitar 200 pengungsi di sana. Namun umumnya mereka setuju pindah dari sekolah yang selalu menjadi posko penampungan pengungsi saban banjir itu. “Rumah saya tidak parah rusaknya,” kata Abdul, warga RT 12.

Ada pun Komah, 56 tahun, warga RT 08, memilih pindah ke lapangan Urip. “Rumah saya hancur, mau ngontrak juga tak punya uang,” katanya.

Sedangkan Kaisem, 38 tahun, warga RT 09, memilih mencari rumah kontrakan di sekitar kawasan itu. Menurutnya lapangan Urip terlalu jauh dari keluarganya yang banyak menetap di tempatnya sekarang.

Suster Afrida dari Sekolah Santa Maria mengatakan mereka memang telah meminta kelurahan segera memindahkan para pengungsi lantaran siswa di sekolah itu mulai masuk. “Banyak orangtua yang kuatir dengan kesehatan anak-anak mereka,” katanya.

Siswa kelas VI dan kelas III SMP di sekolah itu sudah mulai masuk sekolah pada hari senin lalu. Hari ini sisanya sudah masuk kembali. Namun siswa Taman Kanak-kanak masih libur.

Adanya pengungsi di sana hari ini membuat jalur lalu lintas dari Kampung Melayu menuju Matraman macet.

Sedangkan di lapangan Urip, tak tampak ada pengungsi. Namun, tenda-tenda masih berdiri. “Sejak dua hari lalu memang sudah pada pulang atau pindah,” kata Mahmud, seorang penjual rokok di sekitar lapangan.

SOFIAN

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Menggantung Harap di Kanal Timur  | 19 Januari 2004
Membuang Situ, Mendulang Banjir | 20 September 2004
Jakarta Banjir, Bang Yos Pusing  | 17 Pebruari 2003
Jejak Maya | 06 Januari 2003
Jalan Tengah di Kapuk  | 01 April 2002
Banjir Menggugat Pemerintah  | 18 Maret 2002
Kawasan Puncak, Banjir, dan Kekeringan | 25 Pebruari 2002
Wibawapraja Tak Lagi Berwibawa | 25 Pebruari 2002
'Waterworld' ala Petamburan  | 18 Pebruari 2002
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jembatan Kalibata Rusak
Kalla dan Kadin Bahas Pemulihan Ekonomi
Jakarta Waspadai Banjir Kiriman
LBH Jakarta Buka Posko Pengaduan Korban Banjir
Nilai Kerusakan Infrastruktur PLN Sekitar Rp 20 Miliar
Jawa Barat Minta Rp 900 Miliar untuk Penataan Ruang dan Perbaikan Situ
Kerugian Banjir Diperkirakan Rp 8 Triliun
Bantaran Sungai Cisadane Bebas dari Bangunan
Delapan Ribu Personil Urus Sampah Banjir di Jakarta
Tambahan Rp 2,7 Triliun untuk Banjir Kanal Timur
> selengkapnya...

Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk93360 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasangan Karsa Langsung Lakukan Konsolidasi
Industri Mulai Geser Hari Kerja
Pemerintah Siapkan Dana Cadangan untuk PLN
Industri Gugat PLN Jika Tarif Dinaikkan
Karsa Unggul di Madura, Kaji di Tapal Kuda

<< February,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data