Ratusan Warga Tidak Kebagian Beras Murah
Selasa, 20 Februari 2007 | 10:50 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi:Warga yang ingin mendapatkan beras murah seharga Rp 3.700 per kilogram di Kota Bekasi harus kecewa karena tidak kebagian jatah kupon dari pemerintah melalui kelurahan.
Dari pemantauan Tempo saat pembagian beras warga Kelurahan Bintara dan Kelurahan Kranji di Kecamatan Bekasi Barat, Selasa (20/2) pagi, ratusan warga yang sejak pukul 7.00 WIB datang, harus kecewa dan memprotes petugas.
“Kupon dan beras sudah habis, padahal kami dari tadi berdiri mengantre,” kata Sugiharsih, 53 tahun. “Mau nyariberas murah saja susah,” kata ibu lima orang anak ini.
Syukri, petugas kelurahan, menjelaskan bahwa masing-masing kelurahan hanya dijatah 100 kupon saja. Satu kupon untuk satu kepala keluarga nilainya Rp 74 ribu atau 20 kilogram beras. “Kami cuma menjalankan tugas saja, jatahnya sudah habis,” kata Syukri kepada warga.
Keramaian pun terjadi di Kelurahan Kranji yang pembagiannya juga di kantor Kecamatan Bekasi Barat. “Kalau satu kelurahan dijatah 100 kupon, bagaimana dong. Satu RT saja jumlahnya lebih dari 100 KK, padahal kan banyak RT di kami,” kata Sunaryo, warga Kranji.
Kecamatan Bekasi Barat mendapat jatah 10 ton. Di wilayah ini terdiri dari lima kelurahan, masing-masing kelurahan mendapat bantuan 2 ton beras. Satu KK maksimal boleh membeli 20 kilogram.
Siswanto





