Jakarta Belum Bersih dari Sampah Banjir

Selasa, 20 Februari 2007 | 14:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Banjir besar sudah berlalu sepekan lebih, tapi persoalan sampah yang menumpuk tak kunjung selesai. Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengatakan dari lima wilayah, hanya Jakarta Pusat yang sudah rampung.

"Pembersihan tergantung air sungai," kata Kepala Dinas Kebersihan Eko Bharuna, Selasa (20/2). Menurutnya, sampah terus berdatangan dan memampatkan sungai-sungai di Jakarta.

Wilayah terparah adalah Jakarta Selatan dan Timur karena dilewati Kali Ciliwung serta Jalan Tendean, Jakarta Selatan, yang dilintasi Kali Krukut. “Sumber permasalahan sampah berasal dari sampah kiriman, kalau (sampah) lokal tidak masalah," ujar Eko.

Sejak 2 Februari lalu, Dinas Kebersihan telah membuang 52.503 meter kubik atau sekitar 13 ribu ton sampah. Itu belum termasuk sampah rutin Jakarta sebanyak 6.000 ton per hari.

Kepala Sub Dinas Pengendalian Kebersihan Uni Nurdin mengatakan jika cuaca tetap mendukung, pembersihan sampah akibat banjir di seluruh bisa rampung akhir bulan ini. "Dengan catatan bulan Maret tidak turun hujan besar lagi," katanya.

REZA MAULANA






Komentar Anda

Kirim