Cara Sederhana Cegah Leptospirosis
Selasa, 20 Februari 2007 | 19:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Selain demam berdarah dan diare, penyakit yang patut diwaspadai adalah leptospirosis, yang disebabkan air kencing dan kotoran tikus. Di Tarakan sudah dirawat 26 pasien penyakit itu, tiga di antaranya dalam keadaan kritis. Ada pun di Fatmawati sudah ada sembilan pasien.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengatakan penyakit itu bisa dicegah secara sederhana, yakni mengenakan pelindung badan saat membersihkan rumah. Penularan penyakit itu rupanya melalui pori-pori, selaput lendir, dan luka. “Minimal tutup tangan dan kaki dengan plastik," kata Salimar Salim, Wakil Kepala Dinas Kesehatan, di Jakarta hari ini.
Kuman leptospirosis rupanya bisa dimusnahkan dengan disinfektan atau suhu panas tinggi. Jadi, pembersihkan rumah sebaiknya menggunakan disinfektan seperti karbol. Sedangkan orang yang demam setelah membersihkan rumah, sebaiknya diberikan antibiotik. "Paling lambat dua atau tiga hari," kata Salimar.
Kepala Dinas Kesehatan Wibowo Sukijat mengatakan penyakit itu juga bisa ditularkan melalui anjing dan kucing. “Waspadai kedua hewan itu,” katanya.
REZA MAULANA | YUDHA SETIAWAN





