Dua Jenazah Penyidik Puslabfor Ditemukan

Selasa, 27 Februari 2007 | 12:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Dua jenazah penyidik Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri yang hilang saat kapal Levina terbalik, telah ditemukan pagi tadi. Jenazah Komisaris Polisi Widiantoro ditemukan pukul 07.15 pagi sekitar 1 mil dari lokasi karamnya Kapal Motor Levina I di Muara Gembong, Bekasi. Selang satu jam, jenazah Ajun Komisaris Besar Polisi Langgeng Widodo ditemukan di lokasi yang sama.

Jenazah Widiantoro di evakuasi oleh perahu karet milik pasukan katak marinir, lalu dialihkan ke Kapal Negara (KN) Clurit milik KPLT (Kesatuan Pejaga Laut dan Pantai). Jenazah itu tiba di Pelabuhan Tanjung Priuk pukul 09.15 pagi dan ditempatkan di ruang evakuasi sementara di ruang kafe terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok.

Satu jam kemudian, jenazah Langgeng tiba di Pelabuhan Tanjung Priok. Kondisi kedua jenazah membengkak, tapi belum rusak. Pada jenazah Widiantoro, terlihat matanya mengeluarkan darah.

Selanjutnya kedua jenazah itu dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan otopsi. Sebelum dibawa ke rumah duka, kedua jenazah itu di semayamkan di Mabes Polri.

Kepala Bidang KPLT Panji Nirwana mengatakan, kedua jenazah ditemukan dalam posisi tertelungkup. Mayatnya dikenali sebagai anggota polisi, setelah tim evakuasi melihat jaket warna hitam bertuliskan Puslabfor yang dikenakannya.

"Kami masih terus mencari Muhammad Guntur, wartawan SCTV yang juga hilang dalam musibah itu," ujar Panji. Kapal Levina terbalik Minggu (25/2) lalu, ketika tim penyidik dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), penyidik Puslabfor, dan wartawan memburu berita dan fakta. Kapal yang terbakar pada Kamis (22/2) pekan lalu menewaskan sedikitnya 50 orang.

Ferry Firmansyah






Komentar Anda

Kirim