Leptospirosis di RS Fatmawati Turun
Jum'at, 02 Maret 2007 | 15:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Jumlah pasien leptospirosis di Rumah Sakit Fatmawati menurun, hingga siang ini, Jumat (2/3). Jumlah pasien yang dirawat sebanyak tiga orang, sudah dinyatakn positif menderita penyakit yang disebabkan air kencing dan kotoran tikus. Adapun ke 3 pasien tersebut Giono, 40 tahun, warga Ciputat, Suharyanto, 48 tahun, warga Podok Karya Mampang Prapatan Jakarta Selatan dan Amir, 68 tahun warga Pondok Aren Tanggerang.
Saat ini kondisi ketiganya sudah cenderung membaik. Ina, staf hubungan masyarakat Fatmawati, mengatakan selama bulan Februari 2007 pasien leptospirosis sebanyak 13 orang dan 1 orang diantaranya meninggal dunia.
Semantara itu jumlah pasien DBD di rumah sakit Fatmawati hingga saat ini mencapai 106. Sebanyak 90 pasien dewasa dan 16 orang pasien anak-anak. Ada 30 pasien dirawat menggunakan velbed. Catatan total pasien DBD sepanjang bulan Februari 2007 sebanyak 667 pasien, dan 8 meninggal dunia. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan pasien DBD pada tahun lalu, yang meninggal dunia hanya 2 orang.
Marlina Mariana Siahaan





