Dua Pencuri Sepeda Motor Diringkus
Jum'at, 02 Maret 2007 | 21:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Dua anggota kawanan pencuri kendaraan motor diringkus aparat Kepolisian Sektor Tanjung Priuk, Kamis (1/3) lalu. Mereka ditangkap beserta barang bukti sembilan unit sepeda motor. Modusnya, tersangka menjebol kunci dengan alat buatan sendiri setelah lebih dahulu menguntit korban dan menunggu beberapa saat selepas motor di parkir.
Tersangka yang diringkus, yakni Temon Ashari, 27 tahun, warga kompleks rumah susun Tanah Tinggi, Jakarta Pusat serta Muhammad alias Asmad, 41 tahun, warga Kampung Kedaung Babelan, Bekasi. Kedua tersangka adalah komplotan yang berbeda. Temon bergabung dengan kelompok Semarang, sementara Asmad ialah residivis kelompok Madura.
Temon merupakan spesialis pencuri sepeda motor parkiran tertangkap di Jl. Taman Nyiur Blok N 10, Sunter Agung. Berbeda dengan Temon, Asmad memilih menjalankan aksinya pada malam hari. Temon dan Asmad mengaku menjual hasil curian mereka seharga Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Uangnya mereka pakai untuk berfoya-foya.
Menurut Inspektur Polisi Dua James Hutajulu, kepala unit reserse kriminal kepolisian sektor Tanjung Priuk, sekalipun berasal dari komplotan berbeda, ciri aksi keduanya sama. "Mereka lihai membuat sendiri kunci T (astag) untuk membobol kunci motor. Mereka selalu memilih motor baru dan beraksi di parkiran sepi," kata James.
Fery Firmansyah





