Jalan Rusak di Bogor Dibiarkan Tanpa Perbaikan
Senin, 05 Maret 2007 | 14:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kerusakan sejumlah ruas jalan di Bogor dibiarkan tanpa perbaikan. Kerusakan terparah terlihat di ruas Jalan Sholeh Iskandar. Di jalan itu sedikitnya terdapat 11 lubang dengan kedalaman antara 20-30 cm.
Mahasiswa Universitas Ibnu Khaldun dan pelajar SD di Tanah Sereal Bogor, Jumat pekan lalu memprotes tindakan pemerintah yang mengabaikan kerusakan jalan tersebut. Mereka menebar ikan lele di kubangan air di tengah jalan itu.
"Setiap hari ada sekitar 15 kendaraan yang terjebak di lubang itu," kata Hambali, tukang ojek yang belakangan menjadi tukang dorong bagi mobiil-mobil yang terjebak di lubang.
Walikota Bogor, H. Diani Budiarto mengatakan, sudah menerima laporan kerusakan jalan tersebut. Untuk perbaikan Jalan KH. Sholeh Iskandar, itu tanggung jawab Provinsi Jawa Barat. "Setelah kami hubungi Provinsi, anggaran untuk perbaikan jalan itu belum ada," kata Diani.
Penyebab jalan rusak itu akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta lebih dari satu bulan. "Jalan itu akan diaspal, setelah lubangnya kering," ujar Diani. Kerusakan Jalan juga terlihat di Jalan Dewi Sartika, Jalan Nyi Raja Permas, Jalan Dadali dan sejumlah jalan lainnya.
Deffan Purnama
Topik :






Komentar Anda :