close

Mafhudz Zaelani Kecewa Golkar Pilih Fauzi Bowo

Selasa, 06 Maret 2007 | 15:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Mahfudz Zaelani, salah seorang calon Gubernur DKI dari Partai Golkar menyayangkan sikap partai yang meloloskan Fauzi Bowo sebagai calon gubernur Jakarta dari partai Golkar. "Apa yang terjadi di Golkar kemarin, bukanlah konvensi. Itu pembohongan terhadap para peserta konvensi," kata Muhfudz kepada wartawan di Jakarta, hari ini.

Seperti diberitakan kemarin, Partai Golkar resmi mencalonkan Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012. Keputusan itu diambil dalam rapat Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar di Jakarta.

Menurut Mahfudz dalam konvensi itu ada lima calon gubernur DKI, termasuk dirinya. Namun hingga diputuskannya Fauzi Bowo sebagai calon Gubernur DKI dari Partai Golkar, dirinya tidak pernah dipanggil oleh Partai Golkar untuk menyampaikan visi dan misinya.

"Sikap Partai Golkar bertentangan dengan sikap demokratis yang pernah dilakukan pada pemilihan presiden dan pemilihan kepala daerah periode sebelumnya," ujar Mahfudz.

Mantan juru kampanye nasional Golkar tahun 1997 ini juga menyayangkan alasan Golkar memilih Fauzi Bowo tersebut karena dia (Mahfudz) kurang populer di masyarakat.

Mahfudz menyatakan hasil survei yang menempatkan Fauzi Bowo lebih populer dibanding dirinya tidak bisa dijadikan patokan. Lembaga survei di Indonesia atau di Jakarta sudah tercemar. "Seseorang dapat menyetorkan sejumlah uang kepada suatu lembaga survei agar dirinya menjadi peringkat pertama hasil survei itu," ujarnya.


Marlina Siahaan.

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan