Jenazah Jihad Tiba di Bogor
Jum'at, 09 Maret 2007 | 00:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Jenazah Jihad Akbar, 27 tahun, korban terbakarnya pesawat Garuda Indonesia GA-200, di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, tiba di kediaman keluarganya di Kota Bogor tadi malam. Kedatangannya disambut haru oleh keluarganya.
Jenazah Jihad tiba sekitar pukul 20.30 WIB di rumah duka, di Kampung Pakauman, Kelurahan Cimahpar, Kota Bogor. Terlihat kedua orang tua korban, Asep dan Dini, tak kuasa menahan air mata ketika peti yang membawa jasad anak diletaknya di tengah rumah. Kerabat dan tetangganya sudah berkumpul sejak sore.
Kedua adik korban langsung berpelukan dengan ibunya di samping peti jenazah. Istrinya, yang biasa dipanggil Iyong juga tampak syok. Isak tangisnya menambah suasana sedih di rumah orang tua korban.
"Sebelum kejadian ini, ibu dan bapaknya mengaku tidak bisa tidur semalaman, ia ingat terus ke anaknya (Jihad) apalagi sudah hampir sebulan tidak ketemu," tutur paman korban.
Menurut Dina, rekan sekantor Jihad di PT Sari Husada, selama hidup korban dikenal baik, ceria dan sukar humor. Ia berangkat ke Yogyakarta untuk mengikuti rapat dengan
pimpinan perusahaan mengenai tugas ke Singapura.
Selama bekerja di perusahaan itu, Jihad termasuk karyawan yang berprestasi dan rajin. Sampai sebelum tewasnya, Jihad adalah tulang punggung keluarganya.
DEFFAN PURNAMA





