Seorang Pedagang Ditemukan Tewas

Minggu, 18 Maret 2007 | 17:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Amir Rosidi, pedagang nasi goreng ditemukan tewas
di rumah kontrakannya di Jalan Raya Bogor, Gang H.
Muni RT 09/ RW 08, Ciracas, Jakarta Timur, hari ini, pukul 14.00 WIB. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.

Menurut anggota identifikasi Polres Jakarta Timur, mayat lelaki berusia 30 tahun itu telah meninggal sejak tiga atau empat hari lalu. Hal itu ditandai dengan mayat yang sudah membusuk. Meski begitu pada tubuhnya tak ditemukan tanda-tanda bekas penganiyaan. "Diduga dia meninggal akibat sakit," kata seorang polisi yang tidak mau disebutkan identitasnya.

Amir pertama kali ditemukan oleh Irfan, 23 tahun, temannya yang juga pedagang nasi goreng. Saat itu, Irfan hendak menyerahkan fotokopi KTP milik Amir. Tapi Amir tak membuka pintu ketika Irfan berkali-kali mengetuk pintu rumah itu. Karena mencium bau tak sedap, Irfan melaporkan ke ketua RT setempat. Bersama warga, Irfan mendobrak pintu rumah tersebut. Mereka mendapati Amir sudah meninggal.

Menurut warga, Amir sudah lama tinggal di rumah kontrakan milik Hajah Fatimah. Namun Amir jarang bergaul, karena pulang berdagang malam hari, siangnya dia tidur. Hal itu dibenarkan Irfan. "Amir orangnya tertutup," ujarnya.


Cheta Nilawaty






Komentar Anda

Kirim