Terpedaya Kopi Pembius

Minggu, 08 April 2007 | 19:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Jangan sembarangan menerima pemberian orang tak dikenal. Kecuali jika Anda mau bernasib seperti Ilhas. Pria berumur 35 tahun itu pingsan setelah meminum kopi kaleng dari kenalan barunya.

Ya, siang tadi Ilhas jadi korban pembiusan di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur. Ia ditemukan warga dan petugas tergolek tak sadarkan diri, lalu dibawa ke Rumah Sakit Persahabatan.

Setelah sadar, Ilhas berkisah. Ia berkenalan dengan seorang pria yang mengaku bernama Toto. "Saya ditawari minum kopi kaleng," ujarnya. Awalnya Ilhas sempat curiga, Namun , Toto meminum kopi dari kaleng lain. Ilhas pun lalu ikut minum.

Beberapa menit berselang, Ilhas merasa pusing, lalu tak sadarkan diri. Saat itulah, pelaku menggasak koper berisi pakaian, telepon genggam Nokia 3310, dan uang Rp 475 ribu.

Berasal dari Kampung Praya, Darek, Nusa Tenggara Barat, Ilhas baru pertama kali menjejak Ibu Kota. Itu pun bukan karena berniat merantau. Ilhas mengantar sang adik, Junaedi, 29 tahun, yang hendak bekerja ke Arab Saudi.

Tiga hari lalu Ilhas tiba di Jakarta. Ia menumpang di rumah seorang kenalan, Haji Dudun, di Gang Masjid, Condet.

Hari ini, Ilhas berniat pulang ke kampung halamannya. Tapi, sebelum pulang, Ilhas berkunjung ke kenalan lain, Haji Nasir, di Ujung Aspal, Pondok Gede. Ternyata, Haji Nasir tak berada di tempat. Ilhas pun langsung menuju Terminal Pulogadung tempat ia dibius.

Sofian






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: