close

Bang Ali Dukung Bang Foke

Sabtu, 14 April 2007 | 13:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, menyatakan dukungannya kepada Fauzi Bowo dalam Pemilihan Kepala Daerah Jakarta Agustus mendatang. "Saya mohon kepada Allah supaya Pak Fauzi diangkat menjadi gubernur," kata Bang Ali – sebutan dia - di Kampus Pondok Karya Pembangunan, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (14/4).

Gubernur masa periode 1966-1977 itu mengemukakakn empat alasan. "Pertama pendidikannya begini," kata Bang Ali sambil mengacungkan jempolnya. Pendidikan terakhir Fauzi yang akrab dipanggil Bang Foke, adalah strata 3 di Jerman jurusan tata kota.

Alasan kedua adalah pengalaman di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama 30 tahun. Mulai dari tenaga ahli sampai wakill gubernur "Masyarakat butuh pejabat yang mengerti masalah-masalah mendasar," kata Bang Ali.

Ketiga adalah alasan kesukuan. "Beri kesempatan pada Putera Betawi untuk jadi gubernur," ujar Bang Ali. Mendapat dukungan, Fauzi tersenyum di bangkunya.

Walaupun menyanjung Fauzi, tak urung Bang Ali menegurnya. "Saya protes, karena menunggu selama satu jam," kata Bang Ali. Pasalnya Fauzi terlambat datang di acara yang dijadwalkan pukul 09.30 itu karena berbenturan dengan pertemuan bersama warga Cipulir, Jakarta Selatan.

Fauzi mengatakan sudah biasa didamprat mantan Menteri Koordinator Kelautan itu. Sejak menjadi bawahan Bang Ali di tahun 1972, Fauzi biasa dimarahi. "Saya sering dilempar asbak saat menghadap beliau di ruang kerja gubernur dahulu," katanya.

Menurut dia, posisi yang dicapainya sekarang tidak lepas dari kritikan bertubi-tubi dari Ali Sadikin. "Sering sekali pagi-pagi beliau baru bangun tidur langsung telpon saya untuk tanya masalah Jakarta," kata Fauzi.

Hal itu, kata Fauzi, tidak lepas dari kecintaan Ali Sadikin kepada Jakarta. "Saya yakin mimpinya Bang Ali pasti mimpikan Jakarta," kata dia. Maka, Fauzi sangat bersyukur mendapat restu dari seniornya itu.

Reza Maulana

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan