Bocah Selamat Setelah Terjebak Kebakaran

Sabtu, 14 April 2007 | 17:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Api melalap satu rumah milik Sigit, 60 tahun, warga Jalan Sawo No.15 RT 007 RW 02 Kelurahan Cipete Utara Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Sabtu (14/4) sekitar pukul 07.00 WIB. Akibat kebakaran, anak Sigit, dua cucu yang masih balita terluka bakar. Api diduga dari arus pendek listrik.

Satu bocah korban kebakaran sempat terjebak api tapi terselamatkan. Mohammad Solim, 50 tahun, tetangga korban menceritakan saat kejadian Sigit bersama istrinya sedang pergi ke pasar. Di dalam rumah hanya ada Rian, 27 tahun dan dua anaknya Eca (3) dan Sandi (1). Rian adalah anak Sigit.

Ketiga perempuan itu, ujar Solim, sedang menonton televisi di ruang tamu. Tiba-tiba percikan api muncul dari colokan listrik dan langsung menyambar sofa yang ada diruang tamu. Karena panik, Rian langsung membawa Sandi keluar dari rumah, sementara Eca tertinggal di ruang tamu.

Rian teringat anaknya masih tertinggal di dalam rumah. Dia langsung berteriak histeris. “Anakku masih didalam” ujar Solim menirukan teriakan Rian. Tapi tak seorangpun warga berani masuk ke dalam rumah karena api sudah membesar.

Warga langsung turun tangan memadamkan api . Setelah api padam, warga baru masuk menyelamatkan Eca. “Setelah agak padam, warga baru berani masuk. Untunglah saat itu Eca masih bernafas.

Dua mobil pemadam kebakaran datang ikut memadamkan api. Sekitar satu jam kemudian api baru bisa dipadamkan. Akibat kebakaran ini, Rian luka bakar di paha dan tangan kiri, Sandi luka bakar di tangan kanan. Sementara Eca luka bakar di sekujur tubuh. Saat ini, Eca menjalani perawatan di RS Fatmawati Jakarta Selatan.

Dari pengamatan Tempo, rumah Sigit terletak di pemukiman padat. Jalan akses masuk hanya gang berukuran setengah meter. Nyaris seluruh bangunan dilalap habis si jago merah. Yang tersisa hanya dinding bata hangus, dan dua lemari.

Beruntung hari itu angin tak kencang, hingga tak merembet ke rumah lain. “Kalau ada angin rumah saya juga terbakar,” ujar Solim yang rumahnya persis di depan rumah Sigit.

Marlina Marianna Siahaan

TOPIK






Komentar Anda

Kirim