Maling Spion Mobil Takluk Setelah Tertembak

Sabtu, 14 April 2007 | 19:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepolisian Jakarta Selatan membekuk dua komplotan spesialis pencuri spion mobil mewah di Jakarta Selatan. Mereka adalah Mulyadi Alias Jobak, 30 tahun dan Abdullah Alias Dul, 40 tahun. Polisi terpaksa menembak betis Mulyadi karena berusaha hendak kabur saat ditangkap.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Resort Jakarta Selatan Komisaris Polisi Helmy Santika mengatakan komplotan yang dikenal dengan sebutan Kelompok Palembang ini telah 15 kali beraksi mencuri spion mobil mewah. Diantaranya di Tebet, Blok M, Jalan Raya Fatmawati, Mayestik, Mampang Prapatan, Panglima Polim, Wijaya, Pancoran dan Pasar Minggu. “Dari pemeriksaan diketahui mereka beraksi sejak Desember 2006 hingga tertangkap,” katanya di Jakarta, Sabtu (14/4).

Kompoltan Palembang ini ditangkap pada Jumat (13/4) pagi hari pukul 09.30 WIB di Jalan Prof Supomo, Tebet, Jakarta Selatan. Helmy mengungkapkan penangkapan bermula dari tugas rutin pengaman wilayah yang dijalankan anggotanya.

Saat menjalankan observasi di jalan, polisi melihat dua laki-laki mengendarai sepeda motor Suzuki Satria bernomor B 7224 WJ mendekati sebuah mobil yang diparkir di jalan tersebut. Lantaran tingkah kedua laki-laki ini mencurigakan, polisi berseragam mendekati mereka.

Kedua lelaki itu gelagapan. Mereka langsung kabur. Aksi kejar-kejaran pun berlangsung. Tiga tembakan salfo ke udara sempat diletupkan polisi. Rupanya tak digubris. Tembakan pun diarahkan ke satu pelaku yang kemudian roboh. Mereka pun akhirnya takluk.

Dari tangan pelaku ditemukan barang bukti satu kunci letter T dan satu bungkus pecahan busi. Mulyadi dan Abdullah dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 5 tahun.

Marlina Marianna Siahaan

TOPIK






Komentar Anda

Kirim