Polisi Gadungan Dibekuk Ketika Hendak Menipu
Minggu, 15 April 2007 | 19:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Angga, 22 tahun, warga Kramat Sentiong, Jakarta Pusat ditangkap polisi kemarin karena diduga hendak menipu. Saat melakukan aksinya, pemuda pengangguran itu membawa kartu anggota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Metro Jaya, milik orang lain.
Dengan bermodalkan kartu tanda anggota asli milik seorang anggota Brimob yang hilang, Senin malam lalu, dia menyambangi Rumah Sakit Kepolisian Republik Indonesia Sukanto di Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kepada petugas, dia mengaku sebagai anggota Brimob Polda yang ingin menjenguk ayahnya. Lalu dia berkeliaran di Rumah Sakit itu selama beberapa hari.
Belakangan pegawai rumah sakit mulai curiga. Sebab Angga selalu mengatakan hal yang berbeda ketika ditanya siapa orang yang dijenguknya. "Kadang bilang jenungk ayahnya, temannya, dan calon mertuanya," kata Ardi, pegawai rumah sakit itu.
Sabtu lalu, kepada Maryoto, pegawai rumah sakit itu, Angga mengutarakan hendak menyewa mobil Carry miliknya untuk membawa ayahnya pulang. Ketika nama ayahnya dicek, ternyata nama itu tak tercantum sebagai pasien rumah sakit itu.
Angga pun diinterogasi. Saat diperiksa, dia menggeluarkan kartu tanda anggota Brimob yang asli, tapi setelah dicocokan KTA itu milik orang lain. Pistol yang dibawanya juga palsu, yakni, korek api berbentuk pistol. Begitu juga ponsel adalah ponsel mainan. Akibat kelakuannya, Angga digelandang ke Kepolisian Sektor Kramat Jati, Jakarta Timur, kemarin.
Sofian





