Dosen LPK Tarakanita Korban Penipuan ATM
Selasa, 24 April 2007 | 19:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Agnes Karina Pritha Atmani, 29 tahun, menjadi korban penipuan di mesin Anjung Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/4). Agnes yang berprofesi sebagai dosen di Kampus Lembaga Pendidikan Kejuruan Tarakanita di Pondok Kopi kebobolan duit Rp 5 juta.
Awalnya sekitar pukul 10.00 Wib pagi, Agnes mengambil uang di mesin ATM. Baru memasukkan kartu ke mulut mesin, tiba-tiba sulit dimasukkan maupun dikeluarkan. Agnes kemudian dihampiri dua pria yang mengantri di belakangnya. Si lelaki itu menawarkan bantuan dan Agnes mengangguki saja.
Seorang pelaku berpura-pura menelepon pusat panggilan Bank Mandiri dan menyarankan memblokir kartu tersebut. Lewat telepon itulah, ia kemudian yakin semua urusan blokir-memblokir sudah diurus bank. Setengah jam kemudian, ia mengurus kartunya di Bank Mandiri di Cabang Pondok Kopi.
Saat mengurus ATM itulah, Agnes sangat terkejut. Duit di rekeningnya sudah terkuras Rp 5 juta. Agnes kemudian melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Sektor Duren Sawit.
Juru bicara Bank Mandiri Mansur Nasution mengatakan modus penipuan seperti ini dapat dicegah seandainya nasabah lebih berhati-hati. "Seharusnya jika kartu macet, nasabah menghubungi langsung ke call centre bank," ujarnya meminta jangan percaya bantuan orang.
Sofian
TOPIK
Komentar Anda
- Jangan pernah percaya
Jangan pernah percaya kepada siapapun sekalipun itu rekan terdekat ada tentang kerahasiaan pin, kalau ada hal seperti yg terjadi diatas lebih baik menelpon ke customer service tetapi jangan meninggalkan atm sebelum benar-benar nomor rekening anda di blokir setelah itu baru berusaha bagaimana caranya ATM anda bisa keluar kalaupun tidak bisa keluar tabungan anda tidak akan ada kekurangan karena yg menginfokan untuk di blokir kita sendiri. semoga berguna dan bagi yg menipu akan mendapatkan................orang yang menanam positif akan menghasilkan yg positif pula orang yg menanam nagatif suatu saat akan memanen berlimpah-limpah hasil negatifnya.
Pengirim : Samingun di Jakarta





