Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pembebasan Lahan BKT Terkendala Kenaikan Harga Tanah
Senin, 30 April 2007 | 10:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kenaikan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) tanah di Jakarta Utara dipastikan mempengaruhi proses pembebasan tanah untuk pembangunan proyek Banjir Kanal Timur.

Lurah Rorotan, Ardi, mengatakan kenaikan NJOP saat ini bervariasi. Dia mencontohkan, sebuah bidang tanah di kelurahannya di Kecamatan Cilincing kini dihargai Rp 464 ribu per meterpersegi. Padahal NJOP tahun sebelumnya hanya Rp 394 ribu.

Karena itu pembebasan lahan untuk proyek Banjir Kanal Timur akan dihitung berdasar NJOP terbaru. "Di tempat saya masih ada dua hektar lahan yang belum dibebaskan," kata Ardi di Jakarta pada Senin (30/4). Dia belum mengecek berapa rincian kenaikan NJOP di semua lahan yang belum dibebaskan.

Secara terpisah, Walikota Jakarta Utara, Effendi Anas mengatakan kenaikan NJOP ini belum masuk dalam hitungan rencana pembebasan lahan. "Kenaikan NJOP kan parsial. Saya akan cek apakah di lokasi BKT ada perubahan harga," kata dia.

Effendi menjamin pembebasan tanah BKT akan mengikuti regulasi yang sudah dibuat. Sampai sekarang pihaknya harus membebaskan 38 hektar tanah yang masuk dalam rancangan BKT. "Masih sekitar 40 persen yang harus dibebaskan," kata dia. Pemerintah Kota Jakarta Timur menganggarkan Rp 60 miliar untuk pembebasan tanah tahun ini. IBNU RUSYDI

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Menggantung Harap di Kanal Timur  | 19 Januari 2004
Membuang Situ, Mendulang Banjir | 20 September 2004
Jakarta Banjir, Bang Yos Pusing  | 17 Pebruari 2003
Jejak Maya | 06 Januari 2003
Jalan Tengah di Kapuk  | 01 April 2002
Banjir Menggugat Pemerintah  | 18 Maret 2002
Kawasan Puncak, Banjir, dan Kekeringan | 25 Pebruari 2002
Wibawapraja Tak Lagi Berwibawa | 25 Pebruari 2002
Vila Liar Para Jenderal? | 25 Pebruari 2002
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Banjir Kembali Landa Jakarta
Wakil Presiden Bahas Banjir Jakarta Bersama Sejumlah Menteri
Cegah Banjir dengan Bendungan Bawah Tanah
Jakarta Timur Tak Punya Anggaran
Kerugian Prasarana Rp 323 Miliar Lebih
SMPN 211 di Jagakarsa Diliburkan
Jakarta Selatan Banjir Lagi
Warga Masih Khawatir Banjir Besar
Sekolah Santa Maria Sudah Sepi
Gerakan Massal Cegah Demam Berdarah
> selengkapnya...

Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk99064 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data