close

Bocah Delapan Tahun Tewas Dibunuh

Minggu, 27 Mei 2007 | 17:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Seorang bocah berusia 8 tahun Ilham ditemukan tewas terbunuh. Ibunya Samini, 30 tahun dianiaya hingga terluka dan mendapat 24 jahitan. Diduga pelakunya adalah tetangganya sendiri.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Pulo Rt 1/2, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu lalu pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, saat itu Samini baru pulang kerja. Lampu di rumah belum menyala.Suami Samini, Ardiansah, 32 tahun sedang berdagang di pasar. Samini pun memanggil-manggil anaknya, Ilham. Tapi tak ada sahutan.

Saat hendak keluar rumah untuk mencari Ilham, kepala Samini dipukul oleh seseorang dari belakang sebanyak dua kali. Menurut Sarif, saksi mata, Samini sempat melawan dan berteriak minta tolong.

Warga pun berdatangan, tapi pelaku kabur. Ilham ditemukan dibawa tempat tidur dengan kondisi sudah tewas. Tangan dan kakinya diikat dengan sarung, mulutnya disumpal dengan kain, dan pada lehernya terdapat bekas cekikan.

"Istri saya ingat betul suara dan wajah pelakunya, dia masih tetangga,” kata Ardiansyah, pedagang asongan itu.
Beberapa hari sebelum kejadian, kata dia, pelaku datang ke rumahnya untuk meminjam uang, tapi karena tidak punya uang maka dia tidak memberinya pinjaman.

Kasus itu ditangani Polsek Tambun. Jenazah Ilham sudah dikuburkan tempat pemakaman umum Desa Mangun Jaya dan Samini sudah pulang dari klinik kesehatan. Dia belum bersedia memberikan keterangan.

Kepala Polres Kabupaten Bekasi, Ajun Komisaris Besar Purwadi Arianto mengatakan, “Kita tidak bisa menduga-duga siapa tersangkanya, harus diselidiki," kata Purwadi.

Siswanto

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan