Warga Duren Sawit Belum Terima Ganti Rugi Kanal
Rabu, 30 Mei 2007 | 15:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sebagian warga di kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur hingga kini belum menerima ganti rugi. Padahal lahan dan bangunannya bakal terkenal proyek banjir kanal timur.
"Kalau ditanya katanya belum ada uang," kata Madjid Susilo, 51 tahun, warga Jalan Kolonel Sugiono RT 2/RW 6, Pondok Bambu yang rumahnya terkena proyek itu. Warga telah mengajukan permohonan pembebasan tanah dan bangunan sejak 2004. Tapi belum semua lahan dibebaskan.
Dari pantauan Tempo di sekitar rumah Madjid, sebagian warga sudah mendapatkan ganti rugi. Bahkan, tanah mereka sudah digali. Rumah Madjid yang belum dibebaskan kini berada di pinggir lubang galian banjir kanal timur.
"Padahal saya sudah mau terima dibawah NJOP," ujarnya. Dari Nilai Jual Objek Pajak Rp 1,416 juta, ia bersedia menerima RP 1,275 juta per meter persegi.
Kepala Administrasi Wilayah Kotamadya Jakarta Timur Lukman Susilo mengatakan pemerintah akan menyelesaikan proses pembebasan lahan secara bertahap. "Kita prioritaskan yang belum selesai tahun lalu sebanyak 300 bidang lahan," ujarnya.
Pekan ini, pemerintah telah menyediakan anggaran senilai Rp 60 miliar untuk membebaskan lahan di Pulogebang. "Pembebasan rumah maupun lahan kami prioritaskan yang kondirinya kritis, termasuk di Duren Sawit," ujar Lukman.
Sofian/Riky Ferdianto





