Satu Keluarga Keracunan Ceker Ayam

Jum'at, 08 Juni 2007 | 13:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:



Satu keluarga mengalami keracunan setelah menyantap sayur ceker ayam. Penyebab keracunan diduga berasal dari air sumur kotor yang digunakan untuk memasak dan bahan makanan yang sudah basi.

Lima orang yang terdiri dari Agus Radi, 30 tahun (ayah), empat anak; Arikah (9), Atikah (7), Fiki (6), Rido (2), dan Wahyudi (35) saudara Agus yang menumpang di rumah keluarga itu dilarikan ke Rumah Sakit Koja Jakarta Utara pagi tadi. Warga Jalan Balai Rakyat RT 15/03 kelurahan Tugu Selatan Koja Jakarta Utara itu mengeluh mual dan muntah-muntah setelah makan sayur ceker ayam.

Kejadian itu berawal dari hidangan yang dimasak Nonon (36), istri Agus. Sayur ceker yang dimasak dengan kepala ayam dan tahu itu lalu dimakan oleh keluarganya. Sekitar pukul 12,00 siang, Nonon, buruh cuci itu mendatai anak sulungnya Arikah muntah-muntah.

Suami dan tiga anaknya juga mengeluhkan hal serupa. Nonon membawa mereka ke puskesmas, tapi kemudian di rujuk ke rumah sakit Koja.

Menurut dr. Hermansyah, petugas medik di instalasi gawat darurat RSUD Koja, kelimanya di diagnosis mengalami Vomitosis atau muntah-muntah karena zat racun atau bibit penyakit. "Penyebabnya jelas dari makanan yaitu sayur ceker ayam. Kami belum meneliti residu makanan itu," kata Hermansyah.

Diduga, bahan makanan berupa ceker dan kepala ayam yang dimasak sudah basi. Agus mengaku sayur ceker itu rasanya pahit dan bau. "Sayur itu agak tengik," kata Agus.

FERY FIRMANSYAH

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: