KPUD Jakarta Kecam Pencurian Daftar Pemilih Tetap

Rabu, 27 Juni 2007 | 15:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:


Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta menyayangkan aksi kekerasan yang dilakukan massa untuk merampas daftar pemilih tetap. "Kami merasa tidak dihargai," kata Juri Ardiantoro, Ketua KPUD DKI Jakarta di kantornya hari ini.


Dari informasi yang dia terima, dari sejak tadi malam sampai siang ini, telah terjadi tindakan perampasan data daftar pemilih di PPS (panitia pemungutan suara) di empat kelurahan yaitu Bungur, Kebon Sirin, Karet Tengsin Jakarta Pusat, dan Kayu Putih Jakarta Timur. Polisi saat ini menahan 12 orang di Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur.

Motif para pelaku diduga ingin mendapatkan salinan daftar pemilih tetap yang dimiliki oleh PPS. Menurut Juri, data tersebut tidak boleh digandakan oleh siapapun kecuali diberikan kepada saksi pada saat pencoblosan. Juri menghimbau bagi warga yang ingin mengetahui data pemilih dapat melihat didaftar yang tertempel dikantor TPS masing-masing.

KPUD hingga saat ini, kata dia, belum mengindikasikan kelompok mana yang melakukan tindakan tersebut. Pihaknya akan memproses peristiwa perampasan data daftar pemilih itu melalui jalur pidana.


MUSTAFA SILALAHI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: