Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Surya Paloh Minta Kalla Evaluasi Fungsionaris Golkar
Jum'at, 29 Juni 2007 | 00:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Surya Paloh meminta Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla segera mengevaluasi para fungsionaris partai berlambang beringin tersebut.

"Saya meminta Ketua Umum mengevaluasi kinerja Partai Golkar, termasuk kinerja para fungsionaris yang lebih banyak bicara daripada bekerja," kata Paloh kepada wartawan setelah bertemu dengan Kalla di kantor Wakil Presiden kemarin.

Evaluasi ini muncul saat para fungsionaris Partai Golkar berbeda pendapat menanggapi pertemuan di Medan, yang dilakukan Surya Paloh atas restu Kalla, dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dalam pertemuan itu, isu koalisi muncul dari kedua partai. Paloh tidak menyebutkan nama fungsionaris yang ia sebut "lebih banyak bicara daripada bekerja" itu.

Tapi sejumlah fungsionaris Golkar sudah menyuarakan ketidaksetujuan dengan pertemuan di Medan yang dilakukan Paloh. Salah satu Ketua Dewan Pimpinan Pusat Golkar, Anton Lesiangi, beberapa hari lalu mengatakan, "Idenya bagus tapi salah kaprah."

Begitu pula Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono, yang mengatakan keputusan melakukan koalisi mesti diambil dalam musyawarah nasional. "Apa yang dilakukan Surya Paloh, telah membuat bingung kader Golkar," ujarnya beberapa waktu lalu.

Tapi, seusai pertemuan satu jam dengan Kalla kemarin, Paloh membantah jika dikatakan desakan evaluasi itu akibat adanya perseteruan antarfaksi dalam partai. Paloh mengatakan permintaan Dewan Penasihat murni bertujuan memotivasi fungsionaris agar meningkatkan kinerja.

Ia juga mengatakan evaluasi perlu dilakukan agar Golkar lebih solid dan kesatuan partai tetap terjamin. OKTAMANDJAYA WIGUNA | AQIDA SWAMURTI | ERWIN DARIYANTO

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ramai-ramai Ganti Posisi | 04 April 2005
Kami akan Membela Mereka Habis-Habisan | 21 Pebruari 2005
Salah Tali Jerat Korupsi | 21 Pebruari 2005
Berebut Jabatan di Daerah | 21 Pebruari 2005
Tempo, 30 April 1983 | 21 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Saya Bukan Pesaing Presiden | 07 Pebruari 2005
Gara-gara Tunjangan Ditunda | 07 Pebruari 2005
Menjinakkan Oposisi | 31 Januari 2005
Sepasang Pengantin, Dua Karakter | 31 Januari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Bahas Lagi Minyak Goreng
Wapres Resmikan Monumen Guru
Kalla Minta Pemda Bangun Perpustakaan
Amien Rais Tak Gubris Permintaan Kalla
Jusuf Kalla Minta Akuntan Meningkatkan Kemampuan
Presiden Kirim Bunga Ulang Tahun Untuk Jusuf Kalla
Kalla Diberondong Pertanyaan Soal Lumpur Lapindo
Jusuf Kalla Juga Main Game
Kalla: Bangsa Besa Jika Ulama dan Umara Bekerjasama
Kalla Lepas Umrah 200 Ulama Sumatara Utara
> selengkapnya...

Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Sebuah Munas Setelah Lengsernya Soeharto
Sekondan yang Menantang Akbar
Antek-antek Soeharto Kembali Lagi
Akar Beringin di Seragam Hijau
AWAS Bersaing Rebut Golkar ? 01
"Ini Tanggung Jawab Akbar Tandjung"
"Saya Tidak Diberi Kesempatan Membela Diri"
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Akbar Tandjung
Situs Wiranto
Partai Keadilan
Partai Golkar

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk102854 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< June,2007>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data