Tabrakan Bus di Bogor, Lima Tewas

Minggu, 08 Juli 2007 | 21:58 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor:Lima orang meninggal seketika setelah dua bus yang membawa rombongan Wisata Hati Yayasan Al Amanah, Binong, Tangerang bertabrakan, Minggu (8/7) petang. Tabrakan di Kampung Gunung Peuteuy, Desa Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor itu juga membuat tujuh orang lainnya menderita luka-luka.

Sampai malam ini semua korban luka-luka masih dirawat di rumah sakit PMI dan rumah sakit Karya Bhakti Bogor.

Menurut Kepala Polsek Cibungbulang, Ajun Komisaris Ade Yusuf Hidayat, bus Parung Indah dan bus Pusaka yang disewa oleh Yayasan Al Amanah ini membawa rombongan untuk menghadiri pengajian bersama ustad H. Yusuf Mansyur di daerah wisata Salak Endah, Pamijahan. Ketika kembali dari pengajian, bus ini saling beriringan menuju daerah Tangerang.

Namun ketika sampai di Gunung Peuteuy, tiba-tiba bus Parung Indah mengalami rem blong dan langsung menyeruduk bus Pusaka di depannya. Para penumpang pun berpentalan.

Warga yang melihat kejadian ini langsung memberikan pertolongan. Beberapa penumpang selamat, namun tiga orang yang menumpang bus Pusaka meninggal seketika, yakni Evi Alfia (21 tahun), warga Kampung Cibodas RT 01/05 Tanggerang; Mia Eka Putri (43), Jalan Danau Poso No. 39 Tanggerang; dan Apriati Diah Muliati (32).

Sedangkan korban dari bus Parung Indah yang meninggal di perjalanan ialah pengemudi Bus Parung Indah Bambang Kusmana (45), warga Kampung Jampang Parapan RT 02/02 Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor. Korban lain yang tewas adalah Loji, 50 tahun, petani setempat yang kebetulan sedang berjalan dekat tempat kejadian.

”Setelah ditabrak dari belakang, bus Pusaka terbalik dan menghantam Loji, warga setempat yang kebetulan dekat tempat kejadian. Penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan terjadi akibat rem blong,” jelas Ade Yusuf. Kecelakaan maut ini ditangani Unit Kecelakaan Lalu-Lintas Polres Bogor, sedangkan kasusnya ditangani Polsek Cibungbulang. Deffan Purnama






Komentar Anda

Kirim