18 Lampu Lalu Lintas Di Jakarta Mati
Senin, 09 Juli 2007 | 09:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sedikitnya 18 titik lampu lalu lintas di Jakarta mati. Akibatnya, kemacetan tak terhindarkan di sejumlah persimpangan terutama di jam-jam sibuk. Berdasarkan data Traffic Management Center Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya, lampu pengatur lalu lintas yang mati tersebar di seluruh Jakarta.
Di Wilayah Jakarta Selatan lampu lalu lintas yang mengalami gangguan yaitu Petogokan, Bulungan, Joko Sutono, Pati 9 Antasar, Kyai Maja, Radio Dalam dan Santa. Di Jakarta Barat, Kali Deres Srengseng dan Jembatan Lima Tambora. Di Jakarta Utara yaitu, Bhakti Penjaringan, PPT, Aldira, Jalan Baru Ancol. Di Jakarta Pusat, Jalan Raden Saleh, Kenari, Karet Bivak dan Dukuh Bawah serta di Jakarta Timur di kawasan Kodim Lama.
Agus Rahmadhani, 30 tahun, mengatakan lampu lalu lintas di kawasan petogokan dan Radio dalam sering mati. “Itu kan bahaya. Untuk pekan ini anak sekolah libur jadi kemacetan tidak begitu panjang,” kata karyawan kapal pengangkutan yang tinggal di Kebayoran Lama ini Senin (09/07).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nurachman, telah mendengar sejumlah lampu lalu lintas mati.”Petugas telah dikerahkan untuk memperbaikinya,”katanya singkat melalui sambungan telepon.
Gangguan itu, tambah Nurachman, disebabkan karena pasokan daya listrik PLN terputus atau kerusakan akibat pencurian kabel yang tidak bertanggung jawab. Namun Dinas perhubungan memastikan perbaikan selalu dilakukan secepat mungkin.
Rudy Prasetyo




Komentar Anda :