Buruh Sepatu di Bekasi Tuntut Pembayaran Upah
Senin, 23 Juli 2007 | 15:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sekitar 1.500 karyawan pabrik sepatu PT Tong Yang Indonesia berunjukrasa di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (23/7). Buruh meminta pemerintah mendesak pihak perusahaan melunasi upah mereka.
Sumarni, salah satu karyawan bagian sewing (penjahitan) mengemukakan gaji karyawan sejak delapan bulan lalu (Januari-Juli) belum dibayarkan. Dia pun meminta produksi sepatu yang terhenti sejak Desember 2006 lalu dilanjutkan. Syaratnya, kata dia, pemerintah harus mendukung perusahaan dengan memberi dana pinjaman. "Kami benar-benar berharap kepada pemerintah," ujarnya. Sementara Ema, pengawas produksi bagian sewing meminta perusahaan ditutup. Seluruh aset perusahaan, kata dia, harus dijual untuk dibagikan kepada sekitar 8.400 karyawan.
Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Tong Yang Indonesia Nicky Tjonnadi mengatakan jika perusahaan ditutup pihaknya angkat tangan dan tidak bisa membayar seluruh gaji karyawan yang tertunda sejumlah lebih dari Rp 20 miliar. "Kalau tidak ada bantuan dari pemerintah, perusahaan ini mesti pailit karena memang sudah tidak punya apa-apa," katanya.
Hamluddin





