Korban Pesawat Jatuh di Papua Dimakamkan

Senin, 23 Juli 2007 | 18:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Empat kerangka anggota Skadron 6, TNI Angkatan Udara, Atang Sanjaya (ATS), Bogor, yang gugur di Papua dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Dered, Bondongan, Kota Bogor, hari ini. Mereka mendapatkan Bintang Jasa gerakan Operasi Militer 9.

Keempat anggota Skadron 6 Lanud ATS, adalah Kapten Penerbang (pnb) Beceu Ishaq Bahtiar Sahari, jabatan Kasi Personil. Letnan Satu Pnb Satria Utama, Sersan Mayor Hariyadi dan Sersan Kepala Purnomo.

Jenazah mereka dikebumikan secara berdampingan. Upacara pemakaman dipimpin oleh Komandan Landasan Udara ATS, Marsekal Pertama TNI Ignatius Basuki. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman yang dihadiri keluarga, kerabat dan rekan korban.

"Kami atas nama Markas Besar TNI AU, melepas kepergian keempat pahlawan yang telah gugur saat menjalankan tugasnya di Papua," ujar Ignatius Basuki.

Komando Operasi TNI AU I, Marsekal Madya TNI Ganjar Wiranegara yang didampingi Kastaf Koopsah TNI AU, Marsekal Pertama TNI AU, T. Johan Basar menyatakan pihaknya berterimakasih kepada tim SAR gabungan dan warga Papua yang telah mencari anggotanya saat musibah jatuhnya helikopter pada 12 Oktober 2005 silam.

Helikopter jenis S-58T/Twin Pach nomor T-3451 hilang saat melaksanakan misi transfortasi ke dari Sentani menuju South West Area dekat perbatasan Papua.

Setelah menunggu selama 21 bulan 7 hari, akhirnya Mabes TNI AU mendapat informasi dari warga setempat yang menemukan reruntuhan helikopter bersama 4 kerangka yang masih utuh di hutan Papua Jumat
(20/7) lalu.

Deffan Purnama






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: