Ketua Terpilih Partai Demokrat Depok Diadukan ke Polisi
Rabu, 25 Juli 2007 | 18:55 WIB
TEMPO Interaktif, Depok:Kisruh Musyawarah Cabang Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Depok, pada Minggu (22/7) lalu, berujung ke jalur hukum. Rabu (25/7) sore, Rudi Samin, kandidat ketua yang gagal dalam pemilihan itu melaporkan ketua terpilih DPC Partai Demokrat Depok, Agung Witjaksono, ke Kepolisian Resor Depok dengan tuduhan penipuan dan perbuatan tidak menyenangkan.
Seusai melapor, Rudi mengatakan, penipuan yang dilakukan Agung terjadi sejak akhir Desember 2006. Saat itu, Rudi yang juga seorang pengusaha kelapa sawit dan karet ditawari menjadi ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok.
“Sebenarnya saya tidak mau karena mau fokus sebagai pengusaha, tapi karena terus didesak akhirnya saya mau saja,” katanya.
Agung meminta Rudi agar menyediakan sejumlah fasilitas penunjang antara lain
pembelian sejumlah telepon seluler yang totalnya Rp 30 juta. Kemudian pinjaman uang atas nama Suhartini Sahlan Rp 15 juta dan biaya akomodasi plus entertainment Rp 420 juta. Total uang yang dikeluarkannya Rp 739.500.000.
Menurut Rudi, ia tidak meminta uangnya kembali. Yang penting, “kata dia, “Agung diproses secara hukum.” Sebab, ketua terpilih DPC Partai Demokrat Kota Depok itu telah melakukan tindakan kriminal.
Agung Witjaksono membantah tudingan telah menipu Rudi. Menurut dia, semua uang yang telah dikeluarkan Rudi hal yang wajar. “Orang yang ingin
terjun ke dunia politik harus mengeluarkan cost politic,” ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok itu. Toh, kata Agung, saat mengeluarkan uang Rudi setuju dan tidak menolak sejak awal.
Ia justru menuding balik Rudi. Rudi, katanya, telah melakukan money politic berupa pembagian tanah dan uang kepada kader Partai Demokrat saat pencalonannya menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Depok, sejak Mei 2007.
“Kenapa saya meninggalkan Rudi, ya karena praktik money politic yang dia lakukan itu,”kata Agung kepada wartawan. Kalau merasa dirugikan, kata dia, Rudi tinggal mengambil kembali uang, tanah, dan barang-barangnya.
Dua hari sebelumnya, Agung dan sekretaris terpilih DPC Partai Demokrat Depok, Rintisyanto melaporkan aksi pembakaran atribut Partai Demokrat di Jalan KSU Sukmajaya ke polisi. Pembakaran itu dipicu ketidakpuasan sejumlah kader atas hasil
pemilihan tersebut. Sandy Baskoro





