Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Spesialis Rumah Kosong "Bakpau" Dibekuk
Rabu, 01 Agustus 2007 | 18:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi menangkap delapan orang anggota kelompok "Bakpau" pembobol rumah kosong. Tiga di antaranya penadah. Bos kelompok ini sudah membobol rumah kosong sejak 1995.


Kelompok ini dipimpin Suprapto, 48 tahun, pengontrak rumah di Rawa Panjang, Bekasi. Dia dijuluki Bakpau karena pipinya yang gembil. Dalam aksinya, kelompok ini selalu memakai motor. Mereka mengincar rumah kosong dan mengangkut barang-barang elektronik, dan utamanya perhiasan.

Anak buah Bakpau adalah Handre, 27 tahun, Muklas Yasin, 27 tahun, Prayitno, 48 tahun, dan Jotam, 37 tahun. Jotam selalu membawa pistol FN kaliber 9 milimeter. Pistol tak berpeluru itu hanya dipakai untuk menakuti korban, dan tak berpeluru.

Tiga orang penadah adalah Zulkifli, 46 tahun, Syahrial, 28 tahun dan Yudi, 33 tahun.

Dalam aksinya, mereka membawa alat-alat seperti linggis dan obeng. Polisi juga menyita sebuah brankas, pistol FN, penimbang emas elektronik dan pengukur karat berlian.

"Bulan Juli lalu, mereka beraksi delapan kali," kata Kepala Satuan Kejahatan dengan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Fadil Imran di Jakarta, Rabu (1/8). Mereka kerap beraksi di Bekasi.

Polisi sudah menanyai lima orang korban mereka yang semuanya tinggal di Bekasi.

Bakpau dan kelompoknya, sebelum beraksi, selalu berkumpul di Jalan Raya Pondok Kopi. Dalam aksi bulan Juli lalu, Bakpau mendapat Rp 4,5 juta. "Dibagi rata," kata dia. Bakpau mengaku pernah ditahan pada 1995 untuk kasus yang serupa. Setelah dibui setahun, dia bebas pada 1996.

Kelompoknya ditangkap pada Minggu (29/7) lalu di pintu keluar tol Jatibening. Kata Yudi, penadah, mereka berkumpul atas permintaan Bakpau. Ternyata polisi sedang mengejar mereka, dan tertangkaplah kelompok ini beramai-ramai.Ibnu Rusydi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk104773 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data