|
Anggaran Pendataan Pemilih Tangerang Cekak
Jum'at, 03 Agustus 2007 | 17:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Keluarga Berencana Kabupaten Tangerang meminta dana tambahan untuk kegiatan pendataan pemilih bagi Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tangerang 2008." Tambahan anggaran ini agar pendataan lebih optimal," ujar Dedi Hersadi, kepala dinas instasi itu, Jumat (3/8).
Dedi mengaku dana untuk pendataan pemilih Pilkada yang akan digelar Februari 2008 terbatas. Menurut dia, sebenarnya anggaran yang diperoleh Rp 3 miliar. Tapi, sebagian besar anggaran dialokasikan untuk sejumlah keperluan lain di luar pendataan. "Kegiatan pendataan sendiri cuma Rp 1,1 miliar,"kata dia.
Dedi menyebutkan, dari Rp 1,1 miliar anggaran itu, Rp 800 juta diantaranya digunakan membayar honor petugas pencacah. Sisanya untuk memasukkan data. "Itu pun kami mendapat keluhan dananya terlalu kecil,”kata dia. Sebab, honor yang diberikan bagi petugas pendataan hanya Rp 500 per kepala keluarga.
Menurut Dedi, instansinya kini tengah mengebut penyelesaian pendataan pemilih hingga berbentuk Data Potensi Pemilih Pilkada (DP4). Sementara ini, pendataan baru mencapai 75 persen dari jumlah pemilih yang diperkirakan akan mencapai 2,5 juta jiwa. Komisi Pemilihan Tangerang meminta agar penyerahkan DP4 selambat-lambatnya pertengahan September.
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan dewan akan membantu mengupayakan penambahan anggaran itu. “Asalkan jumlahnya masih masuk akal,”katanya. Dia meminta, meskipun terjadi kekurangan data, pendataan bisa terus dilanjutkan. Joniansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|