|
Panwasda Jakarta Selatan Copot 1.209 Spanduk Kampanye
Sabtu, 04 Agustus 2007 | 11:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah DKI (Panwasda) wilayah Jakarta Selatan, Ismael Hassan, menyatakan pihaknya telah menurunkan 1.209 spanduk yang melanggar peraturan selama kampanye berlangsung. "Kami telah laporkan ke rapat bersama semalam," kata Ismael kepada Tempo, Sabtu (04/08).
Spanduk-spanduk itu diturunkan karena dipasang di jalan-jalan protokol yang seharusnya terbebas dari atribut kampanye. Jalan protokol di Jakarta Selatan adalah Jalan Gatot Subroto, Rasuna Said dan MT Haryono.
Dari jumlah tersebut, spanduk kampanye Fauzi Bowo-Prijanto yang terbanyak diturunkan, 1.114 buah spanduk. Sementara spanduk kampanye Adang-Dani hanya 95 buah.
Ismael menuturkan spanduk dari Adang-Dani sudah diambil oleh pewakilan tim kampanyenya. Sementara, spanduk dari Fauzi-Prijanto masih menumpuk di gudang kantor Panwasda Jakarta Selatan yang terletak di Jalan Trunojoyo, Blok M, Jakarta Selatan. "Kita akan kordinasikan mau diapakan spanduk sebanyak itu," katanya.
Adapun pelanggaran kampanye yang paling menonjol di Jakarta Selatan, kata Ismael, adalah pelanggaran kriminal. Pelanggaran itu dalam bentuk kampanye negatif yang menyerang kedua pasangan calon.
Adang Daradjatun diserang dengan selebaran gelap yang memuat gambarnya sedang bersama dengan wanita berpose seronok saat berada di sebuah tempat hiburan malam. Sementara Fauzi Bowo disudutkan dengan selebaran yang menyebutkan dirinya dekat dengan kristenisasi. "Kasus itu sudah kami serahkan ke kepolisian," katanya.
Ismael menuturkan pelangaran yang terjadi selama kampanye di Jakarta Selatan masih relatif terkendali. "Belum terjadi pelanggaran yang serius," katanya.
Untuk masa tenang yang dimulai besok, Ismael mengharapkan tim kampanye kedua pasangan calon proaktif untuk membersihkan atribut kampanye yang mereka pasang. "Kami harap mereka yang menjadi motor, kita akan bantu dan awasi," katanya.
Gunanto ES
INDEKS BERITA LAINNYA :
|